TATA PENGGEMBALAAN PAROKI

Tata kelola pengembalaan Paroki St. Jusup Pati meliputi bidang - bidang pastoral yaitu Liturgi dan Peribadatan, Pewartaan, Paguyuban dan Tata Organisasi, Pelayanan Kemasyarakatan, Sarana Prasarana serta Litbang.

1.      Liturgi dan Peribadatan
Misa Kudus di Gereja Santo Jusup Pati diadakan setiap hari. Untuk misa harian:  hari Senin dan Jum’at pertama diadakan sore hari mulai pukul 17:00; dan hari biasa lainnya berjalan di pagi hari  mulai pukul 05:30. Selain di gereja Santo Jusup Pati, misa harian juga berlangsung di gereja paroki Santa Maria La Sallete Juwana. Misa Mingguan yang diadakan Sabtu sore mulai pukul 17:00 dan Minggu pagi mulai pukul 07:00. Selain misa rutin di gereja Santo Jusup Pati, juga ada misa Sabtu sore mulai pukul 18:00 di kapel Santo Anuntiata Gabus, dan sebulan sekali di kapel Santo Antonius Langse. Hari  Minggu selain di gereja Santo Jusup Pati juga di gereja Santa Maria La Sallete Juwana mulai pukul 07:0. Misa rutin lainnya yaitu KTM (2 bulan sekali); PDKK (2 bulan sekali) Gua Maria Ratu Rosari Juwana setiap Kamis ke 3. Masih ada misa rutin lainnya untuk tiap lingkungan yang berlangsung 2 bulan sekali. Misa Hari raya diadakan menurut keputusan panitia, misalnya misa Natal, Paskah, HUT paroki.
Selain misa kudus, pelayanan sacramental lainnya adalah: baptisan balita 2 bulan sekali; baptisan dewasa setiap Natal atau Paskah; penerimaan sakramen Krisma 2 tahun sekali sesuai dengan jadwal kunjungan bapak Uskup. Penerimaan sakramen tobat rutin setiap adven dan pra Paskah.
Pelaksanaan liturgi di paroki Santo Jusup Pati didukung oleh para petugas liturgi atau peribadatan yang terdiri dari misdinar, lektor, prodiakon, koor, organis, tata tertib, dan perias gereja serta petugas - petugas lain yang diperlukan. Para petugas liturgi dan peribadatan dikoordinir oleh ketua bidang liturgi. Untuk menjaga profesionalitas dalam tugas tim kerja liturgi secara berkala mengadakan pembinaan bagi para petugas liturgi.
Selain perayaan liturgi di tengah kehidupan umat beriman paroki Santo Jusup Pati juga hidup kebiasaan berdevosi. Devosi - devosi yang berjalan secara rutin adalah: doa Rosario sebelum misa Kudus dimulai; Devosi kepada bunda Maria lainnya; devosi kepada Hati Kudus Yesus yang diadakan setiap Jum’at pertama setiap bulan. Dengan pentahtaan Sakramen Mahakudus dan berkat Sakramen Mahakudus pada umat yang dilanjutkan dengan Adorasi sampai jam 24:00 malam.  Devosi - devosi di paroki Santo Jusup Pati dapat berjalan lancar secara rutin karena didukung oleh paguyuban - paguyuban kategorial seperti Pecinta Maria, Legio Maria, Komunitas Tri Tunggal Mahakudus, Persekutuan Doa Karismatik Katolik, dan paguyuban - paguyuban lainnya.
2.      Pewartaan
Hal rutin dalam pelayanan pewartaan di paroki Santo Jusup Pati yang sudah berjalan adalah pembinaan para calon baptisan dewasa selama kurang lebih 1 tahun; pembinaan para calon komuni pertama kurang lebih selama 10 bulan; dan persiapan penerimaan sakramen Krisma juga selama kurang lebih 10 bulan. Tim kerja yang melayani persiapan-persiapan ini adalah tim kerja sakramen Inisiasi. Selain Tim Kerja sakramen Inisiasi, dalam bidang pewartaan juga diperkuat oleh Tim Kerja kerasulan Kitab Suci yang mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan Kerasulan Kitab Suci seperti bulan Kitab Suci dan lomba Kitab suci. Tim Kerja Pemandu secara rutin mempersiapkan segala sesuatu yang berkenaan dengan pendalaman Adven dan Pendalaman APP. Dalam pelayanan pewartaan bidang Pewartaan juga dibantu oleh Timja Pendampingan Iman Anak yang mengadakan pertemuan sekolah minggu setiap minggu sekali; Tim Kerja Pendampingan Iman Remaja yang mengadakan pembinaan sebulan sekali; dan Pendamping Iman Dewasa yang menyelenggarakan seminar, rekoleksi ataupun retret.
3.      Paguyuban dan Tata Organisasi
Bidang Paguyuban dan Tata Organisasi meliputi Karya Pendampingan Keluarga, Penghubung Kelompok Kategorial, Orang Muda Katolik (OMK), Paguyuban Ibu - Ibu Paroki, Komunikasi Sosial, Perpustakaan dan Devosionalia. Kelompok Paguyuban Umat terdiri dari :
a)    Kelompok Intern      : Pecinta Maria, Legio Maria, PWK Santa Monika, Persekutuan Doa Karismatik, Komunitas Tritunggal Maha Kudus, Paguyuban Ibu - Ibu Katolik (PIKAT) dan Bejana Karmel.
b)    Kelompok Ekstern   : Orang Muda Katolik (OMK), Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI), Kerabat MSF, Paguyuban Prodiakon, Lektor Misdinar dan Katekis.
Tiga bulan sekali tim Kerja Penghubung kelompok kategorial mengadakan pertemuan bersama dengan pengurus paguyuban-paguyuban. Paguyuban -paguyuban mengadakan pertemuan rutin seminggu sekali atau sebulan sekali.
4.      Pelayanan Kemasyarakatan
Bidang Pelayanan Kemasyarakatan Paroki bertujuan untuk memberdayakan dan membantu umat yang membutuhkan. Pelayanan Kemasyarakatan ini membidangi Tim kerja Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) yang memiliki program rutin memberikan bantuan sosial karitatif dan bantuan pengembangan. Agar pelayanan sosial baik karitatif maupun pengembangan ini dapat berjalan lancar Tim kerja Pengembangan Sosial Ekonomi telah membuat pedoman bersama yang diberlakukan bagi semua umat dan para petugas pelayanan pastoral.
Tim Kerja Kematian yang termasuk bidang Pelayanan Kemasyarakatan juga memberikan pelayanan rutin bagi umat yang sedang terkena musibah kematian. Dalam pengelolaan keuangan maupun pelayanan bagi umat yang sedang terkena musibah tim Kerja Kematian juga sudah memiliki pedoman yang berlaku bagi seluruh umat dan petugas pelayanan. Pedoman ini meliputi segala hal mulai dari tata cara pengumpulan dana, pengelolaannya, santunan sampai dengan hal-hal yang harus dilakukan bila ada umat yang terkena musibah kematian hingga selesai dikuburkan.
Tim Kerja Pemerhatian pun juga telah memiliki pedoman dalam memberikan bantuan rutin bagi SPP anak-anak yang keluarganya kurang mampu. Sampai sekarang anak-anak sekolah yang dibantu meliputi dari SD, SMP hingga SMU. Tujuan akhir dari diberikannya bantuan adalah agar sekolah-sekolah katolik tetap eksis.
Timja Kesehatan setiap minggu memberikan pelayanan rutin bagi yang sakit setelah misa selesai. Tim Kerja lainnya adalah tim kerja Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan yang secara rutin mengkoordinir umat yang mau ikut serta kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan HAK seperti misalnya Temu Kebatinan Katolik, FKUB dan program-program bersama gereja-gereja Kristen seperti misalnya Natal dan Paskah bersama. Tim Kerja Karya Kerasulan Kemasyarakatan yang juga termasuk dalam bidang pelayanan kemasyarakatan mengkoordinir dipahaminya Ajaran Sosial Gereja dalam hal pengajaran, dan terwujudnya gerakan-gerakan sosial sebagai wujud nyata pemahaman mengenai Ajaran Sosial Gereja.
5.      Sarana dan Prasarana
Bidang Sarana dan Prasarana bertugas mendukung kegiatan - kegiatan di Paroki degan sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Bidang Sarana dan Prasarana tersebut meliputi Timja bidang Pemeliharaan dan Pembangunan, Timja Pendataan, Pengadaan dan Inventaris, Timja Rumah Tangga Paroki, Timja Rumah Tangga Pastoran, Timja Listrik dan Diesel, Timja Audio Visual dan Timja Keamanan.
Yang dikerjakan oleh Timja pemeliharaan dan pembangunan selama ini adalah merenovasi kapel dan bangunan seperti kamar mandi dan pengecatan kembali bangunan gereja dan pastoran. Timja Pendataan, pengadaan dan inventaris kerjanya adalah memperbaharui inventaris secara berkala, perbaikan inventaris dan pengadaan barang inventaris. Tim kerja Rumah Tangga Paroki secara rutin menyiapkan konsumsi pertemuan-pertemuan Dewan Paroki dan Panitya ad hoc; sedangkan Rumah Tangga Pastoran menangani secara rutin hal-hal yang berhubungan dengan konsumsi dan peralatan Rumah Tangga Pastoran. Untuk Tim Kerja Listrik dan Diesel paling utama adalah pemeriksaan dan servis rutin diesel paroki, AC paroki dan penggantian bolam listrik dan perbaikan instalasi listrik baik paroki maupun pastoran. Tim kerja audio visiual menangani sound system paroki dan Tim Kerja keamanan menyelenggarakan tertib keamanan bagi paroki dan pastoran, menjamin adanya petugas jaga keamanan paroki.
6.      Penelitian dan Pengembangan
Bidang Penelitian dan Pengembangan bertugas untuk menyediakan data dan analisa dalam rangka membantu memperkembangkan reksa pastoral paroki bagi umat.  Bidang ini diharapkan dapat membantu umat dan para petugas pastoral untuk memiliki data dan analisa yang akurat sehingga pelayanan pastoral semakin efektif dan efisien. Bidang ini diperkuat dengan Timja Pendataan, Timja Pengembangan Teritorial dan Timja Sumber Daya Manusia.
Tim Kerja Pendataan menyelenggarakan pertemuan persiapan pengumpulan data, pelaksanaan pendataan sampai sistem komputerisasi data. Setiap tahun tim kerja data meng-update data supaya tetap akurat. Tim Kerja pengembangan teritori melakukan pemetaan perwilayahan dan lingkungan di paroki, mengadakan pendekatan - pendekatan dengan semua pihak yang berkepentingan bila akan dilakukan pemekaran wilayah maupun lingkungan, sampai akhirnya pemekaran terwujud. Tim Kerja Sumber Daya Manusia membantu dalam menyediakan kader-kader anggota Dewan paroki maupun pengurus lingkungan.